
Merangin - Sabtu, (21/1/23) GUDEP 075/076 ambalan Sulthan Thaha/Putri Retno Pinang Masak MAN 1 Merangin menyelenggarakan kegiatan proses dan heaking bagi anggota Pramuka yang akan naik tingkat dalam kegiatan kepramukaan dari anggota penegak menjadi Penegak Bantara (Pembantu Rakyat). Untuk menduduki jabatan sebagai penegak bantara tentu harus melalui beberapa proses penempaan diri bagi seluruh peserta berupa penggemblengan mental, pisik, kedisiplinan, kekreatifan, ketangkasan, kemandirian dan sebagainya.
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari (Sabtu/Minggu) tanggal 21 dan 22 Januari 2023 tersebut diikuti oleh 18 orang sebagai peserta (anggota yang akan mendapatkan gelar penegak bantara), panitia 20 orang, pengurus 15 orang dan peserta Purna ambalan (alumni) sebanyak 20 orang. Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh tamu dari ambalan lain seperti dari SMA 1: 2 orang, SMA 6: 2 orang, MAN 2 Tabir: 4 orang, SMK 1 : 2 orang, SMA 7 : 2 orang SMK 2 : 2 orang
Bapak Ahmad Riadi, M.Pd.I dan Yetmita, S.Pd.I (pembina Pa/Pi) membimbing dan mengarahkan semua kegiatan sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Beliau juga berharap kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan pemprosesan calon penegak bantara agar bersungguh-sungguh untuk dapat menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan yang disyaratkan untuk mencapai jenjang penegak bantara yang yaitu harus menyelesaikan pengisian SKU (Syarat-syarat Kecakapan Umum) yang telah dibebankan kepada seluruh anggota secepat mungkin agar dapat segera dilantik menjadi anggota Penegak Bantara. Pembina juga mengharapkan Ujian SKU tersebut dapat diselesaikan minimal enam bulan paling lambat.
Dalam kegiatan kegiatan heaking (jelajah alam) para peserta juga disuruh mencari jejak yang dipandu dengan sandi-sandi tertentu, merayap, berenang, uji materi, memasak, semapur, tali temali, pembuatan tandu dan lain - lain.
Dalam sambutan pembukaan acara bapak Armain, S. Ag selaku Kamabigus mengharapkan agar seluruh anggota Pramuka dapat mewujudkan cita-cita organisasi yang diantaranya adalah harus dengan tulus dan ikhlas mengabdikan dirinya kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan seperti ketika terjadi musibah, dan kegiatan lainnya yang dapat membantu persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.
Kegiatan proses penerimaan anggota Pramuka sebagai penegak bantara selesai dan ditutup pada hari Minggu tanggal 22 Januari 2023 dengan ditandai pembakaran api unggun di lapangan madrasah pada malam hari dan keesokan harinya seluruh peserta dan panitia kembali kerumahnya masing-masing. (Humas: LG/RND)
|
981x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...