
(Merangin, Humas), Wewangian pahala yang berlimpah tampaknya sudah mulai tercium oleh seluruh umat Muslim di muka bumi ini. Untuk menyambut datangnya bulan yang penuh rahmat, berkah, serta ampunan, MAN 1 Merangin melalui Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), hari Kamis (8/4) bertempat halaman MAN 1 Merangin menggelar Tabligh Akbar guna Menyambut Bulan Suci tersebut.
Tabligh Akbar dengan mendatangkan Ustadz Muslim, SHI. mengambil tema “Milenial Sadar Ibadahâ€, dihadiri oleh segenap Keluarga Besar MAN 1 Merangin dan 517 orang siswa.
Kepala MAN 1 Merangin Tri Sulistiyo, S.Pd,MA menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan dalam rangka men-syi’arkan bulan Ramadhan dan menjalin Ukhuwah Islamiyah. Mengingat berbagai keutamaan Ramadhan, maka sangat disayangkan bila Ramadhan datang dan berlalu meninggalkan begitu saja, tanpa ada usaha maksimal dari kita untuk meraihnya dengan melakukan berbagai ibadah dan amal shalih. Mari bersama-sama kita menjaga kesucian bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, dengan memperbanyak mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Semoga Ramadhan tahun ini akan lebih baik dalam hal amalan ibadah daripada tahun-tahun sebelumnya, mari bersihkan hati sambut bulan suci ini dengan hati yang lapang dan penuh dengan kebahagiaan,†ujar Kepala Madrasah.
Sementara itu Ustadz Muslim, SHI dalam tausiahnya mengajak semua hadirin, hendaknya selama bulan penuh berkah ini, jangan lupa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dengan banyak bersedekah. Mari kita tingkatkan terus seluruh ibadah kita selama dan setelah bulan Ramadhan dengan memperbanyak membaca Alquran dan kita jaga kesucian bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.
Lebih dalam Ustad Muslim, SHI menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan yang mulia, bulan pilihan diantara beberapa bulan, dimana di dalamnya ada suatu malam yang pahala beribadah pada malam tersebut sama dengan beribadah selama 83 tahun 4 bulan, ini merupakan suatu keutamaan yang agung. Langkah penting yang perlu ditempuh dalam menjemput bulan ramadhan, menurut Ustad Muslim adalah Tazkiyah (menyucikan) hati-hati kita dari noda dosa dan maksiat dan mulai membiasakan melakukan amalan-amalan bulan Ramadhan,
Dengan demikian memasuki bulan Ramadhan hati kita telah siap melaksanakan amalan-amalan tersebut dan hati kita jauh dari rasa berat mendengarkan bacaan Al Qur’an pada shalat Tarawih yang panjang, mata kita tidak lelah untuk melaksanakan shalat lail sehingga dengan demikian kita dapat merasakan lezatnya beribadah kepada Allah azza wa jalla,†tutur Ustaz yang juga seorang Praktisi Pendidikan di Kabupaten Merangin. (MRW/NDI)
|
306x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...